Selasa, 28 Februari 2012

reason

ini adalah ending dimana engkau harus menjauh
inikah takdir yang harus terjadi
alasan mana yang harus ku utarakan
agar kisah ini berakhir dengan indah

Kamis, 03 November 2011

ending

aku rasa inilah akhirnya
cerita kita sudah usai
berakhir tanpa ada jeda
apa ini salahku, kamu atau dia
semua tidak ada yg tau
mngkin wktunya sja yg tak tepat kedatangannya
buat engkau memilih
aku atau dia
dan aku suka
kau tak memilih
menjauh hingga kau temukan yang lain saja
sayang
satu yang harus kau tau
cinta,sayang ini hanyalah teruntuk kamu
hingga aku berhasil temukan yg lain
dan kini
kisah kita telah usai

Jumat, 15 Juli 2011

sakitku

sakitku bercampur dengan senyum terindah temanku
relakah aku jika sakit ini kanku rasa dlam waktu y9 lama hanya demi dia
mungkin iya
karna ku tahu inilah pengorbanan hati y9 sesungguhnya
aku harus menerima
jika tak ingin ada hati y9 tersiksa relakan semua
namun jika meminta hati kecewa tinggalkan y9 ada
ini murni pengorbanan
bukan hanya tentang pertemanan
ini tentang perasaan
maka tak harus ada kebohongan ataupun kepura-puraan
ikhlaskan
maka kau akan merasakan senyuman tulus dari para hati yang selalu menanti
kawan
ini demi kebahagiaan
kawan
ku coba untuk ikhlaskan
kawan
selamat jalan dan jemputlah kebahagiaan.

Rabu, 15 Juni 2011

gaji PNS bisa berlipat

Pemda Diberi Otoritas Menaikkan Tunjangan
BANDUNG - Ini kabar gembira bagi PNS (pegawai negeri sipil) se-Indonesia. Menteri Dalam Negeri Mardiyanto telah mengeluarkan Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Salah satu isinya mengatur tentang tambahan penghasilan di luar gaji pokok. Jumlahnya bisa mencapai ratusan persen dari gaji.
"Pemda bisa memberikan tambahan penghasilan itu berdasar pertimbangan objektif dan harus mendapat persetujuan DPRD," jelas Kepala Subdit Perencanaan Anggaran Daerah Depdagri Agustinus Palembangan kepada wartawan pada acara sosialisasi PP di Bandung kemarin (17/11). Hal itu diatur dalam pasal 39 PP No 59/2007 yang disahkan akhir bulan lalu.
Menurut dia, pada peraturan sebelumnya, yakni Permendagri No 13/2006, masalah tunjangan belum diatur secara spesifik. "Akibatnya, banyak gubernur dan bupati yang ragu-ragu memberikan tunjangan. Sekarang jangan lagi," katanya.
Berapa besarnya? Agus menjawab sesuai kemampuan keuangan daerah. "Tidak ada batasan pasti. Kalau ada yang bertanya, biasanya kami contohkan Gorontalo yang bisa sampai 300 persen dari gaji pokok," ungkapnya.
Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad memang telah menerapkan sistem tunjangan tersebut di Kantor Gubernur yang dipimpinnya. PNS berprestasi diberi reward, sedangkan yang malas otomatis tak mendapat apa-apa. Kebijakan Fadel itu dinilai Depdagri efektif meningkatkan kesejahteraan PNS dan mampu menyiasati problem rendahnya gaji yang sering dikeluhkan.
Tunjangan tambahan di Gorontalo tersebut dinamakan TKD (tunjangan kinerja daerah). TKD dihitung berdasar presensi (kehadiran PNS) dan kinerja, apakah PNS bersangkutan bisa menyelesaikan tugasnya hari itu atau tidak. Seorang PNS yang bekerja baik bisa mendapatkan TKD sebesar 300 persen dari gaji yang diperoleh.
Menurut Agus, kepala daerah bisa menggunakan beberapa parameter dalam memutuskan besarnya tunjangan. "Misalnya, beban kerja, tempat bertugas, kelangkaan profesi, atau prestasi kerja yang objektif," jelasnya.
Sebagai ilustrasi, jika gaji pokok seorang pegawai negeri golongan III-A Rp 1.200.000, kemudian mendapat tunjangan 300 persen gaji, PNS tersebut bisa mendapatkan total Rp 4.800.000. Itu melebihi gaji pokok golongan IV.
"Misalnya, dokter yang bertugas di daerah perbatasan atau daerah yang susah dijangkau sangat wajar mendapatkan tambahan," tegasnya.
Profesi lain, misalnya, perawat, guru, atau petugas penyuluh lapangan pertanian. Bila mereka bertugas di tempat terpencil, pemda bisa kreatif memberikan tunjangan berdasar kemampuan daerah.
Tunjangan istimewa tersebut juga bisa diberikan kepada PNS yang dibebani tugas-tugas melampaui beban kerja normal. "Mereka yang punya inovasi atau ide yang bagus bagi pengembangan daerah juga layak mendapat tambahan," katanya.
Selain itu, PP No 59/2007 mengatur tentang uang makan bagi PNS di daerah. Menurut Agus, Depdagri mendapatkan data, beberapa PNS di daerah cemburu karena PNS pusat mendapat tunjangan uang makan. "Masih ada daerah yang belum mengalokasikan. Misalnya, sama-sama guru, karena yang satu diperbantukan pusat, dia dapat uang makan. Yang lain, karena PNS pemda, tak dapat," ujarnya.
Pejabat asal Toraja itu mengungkapkan, besaran dan mekanisme teknis pembayaran tambahan penghasilan diatur oleh peraturan kepala daerah. "Kalau itu direspons, PNS di daerah bisa terpacu untuk berprestasi tanpa harus selalu menuntut kenaikan gaji pokok," tegasnya.
Saat dihubungi terpisah, anggota Komisi II (bidang pemerintahan) DPR Agus Purnomo menilai, langkah Depdagri tersebut merupakan terobosan yang cerdas. "Sekarang kembali kepada masing-masing kepala daerah. Aturan sudah ada, tinggal disesuaikan dengan APBD masing-masing," ungkapnya.
Meski begitu, alumnus Fisipol UGM itu meminta agar Depdagri menetapkan margin besarnya tunjangan secara lebih spesifik. "Harus adabatas atasnya. Kalau tidak, akan memicu kecemburuan," jelasnya. (rdl)

Sumber: http://id.shvoong.com/society-and-news/news-items/1707859-jawa-pos/#ixzz1PPMLZht9

pendidikan anak-anak

Jika anak dibesarkan dengan kritikan,

mereka akan belajar mengecam…
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan,
mereka akan belajar berkelahi….
Jika anak dibesarkan dengan rasa takut,
mereka akan belajar menjadi penakut…
Jika anak dibesarkan dengan belas kasihan,
mereka akan belajar untuk menyesali diri…
Jika anak dibesarkan dengan ejekan,
mereka akan belajar menjadi anak yang pemalu…
Jika anak dibesarkan dengan keirihatian,
mereka akan belajar untuk selalu cemburu…
Jika anak dibesarkan dengan rasa malu,
mereka akan belajar untuk merasa bersalah…
Jika anak dibesarkan dengan dorongan,
mereka akan belajar untuk percaya diri…
Jika anak dibesarkan dengan sikap toleransi,
mereka akan belajar bersabar…

“Children Learn What They live”(Dorothy Law Nolte, Ph.D.)

Pada dasarnya tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua yang baik. Tapi percayalah, baik buruknya seorang anak tergantung dari apa yang dialaminya.

Menurut istilah Psikologi bahwa pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan seluruh kemampuan dan perilaku manusia melalui pengajaran. Adanya kata pengajaran ini berarti ada suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungan yang disebut dengan belajar.

Adapun tujuan pendidikan menurut Islam adalah agar seseorang dapat memahami tentang kekuasaan Allah SWT (yang tersirat dan tersurat) dengan segala peraturan-peraturan Allah serta mampu menempatkan posisinya sebagai hamba Allah SWT.

Ruang Lingkup

Adapun Ruang lingkup pendidikan secara garis besar dibagi menjadi 5, yaitu:

1. Pendidikan Keimanan

“Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya diwaktu ia memberikan pelajaran kepadanya:”hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesengguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kedzaliman yang nyata.” (Q.S 31:13)

Bagaimana cara mengenalkan Allah SWT dalam kehidupan anak?

* Menciptakan hubungan yang hangat dan harmonis (bukan memanjakan)
Jalin hubungan komunikasi yang baik dengan anak, bertutur kata lembut, bertingkah laku positif.
Hadits Rasulullah : “cintailah anak-anak kecil dan sayangilah mereka…:” (H.R Bukhari)
“Barang siapa mempunyai anak kecil, hendaklah ia turut berlaku kekanak-kanakkan kepadanya.” (H.R Ibnu Babawaih dan Ibnu Asakir)
* Menghadirkan sosok Allah melalui aktivitas rutin
Seperti ketika kita bersin katakan alhamdulillah. Ketika kita memberikan uang jajan katakan bahwa uang itu titipan Allah jadi harus dibelanjakan dengan baik seperti beli roti.
* Memanfaatkan momen religius
Seperti Sholat bersama, tarawih bersama di bulan ramadhan, tadarus, buka shaum bareng.
* Memberi kesan positif tentang Allah dan kenalkan sifat-sifat baik Allah
Jangan mengatakan “ nanti Allah marah kalau kamu berbohong” tapi katakanlah “ anak yang jujur disayang Allah”.
* Beri teladan
Anak akan bersikap baik jika orang tuanya bersikap baik karena anak menjadikan orang tua model atau contoh bagi kehidupannya.
“hai orang-orang yang beriman mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”.(Q.S 61:2-3)
* Kreatif dan terus belajar
Sejalan dengan perkembangan anak. Anak akan terus banyak memberikan pertanyaan. Sebagai orang tua tidak boleh merasa bosan dengan pertanyaan anak malah kita harus dengan bijaksana menjawab segala pertanyaannya dengan mengikuti perkembangan anak.

2. Pendidikan Akhlak

Hadits dari Ibnu Abas Rasulullah bersabda:
“… Akrabilah anak-anakmu dan didiklah akhlak mereka.”

Rasulullah saw bersabda:
”Suruhlah anak-anak kamu melakukan shalat ketika mereka telah berumur tujuh tahun dan pukullah mereka kalau meninggalkan ketika mereka berumur sepuluh tahun, dan pisahkan tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud)

Bagaimana cara megenalkan akhlak kepada anak :

* Penuhilah kebutuhan emosinya
Dengan mengungkapkan emosi lewat cara yang baik. Hindari mengekspresikan emosi dengan cara kasar, tidak santun dan tidak bijak. Berikan kasih saying sepenuhnya, agar anak merasakan bahwa ia mendapatkan dukungan.
Hadits Rasulullah : “ Cintailah anak-anak kecil dan sayangilah mereka …:” (H.R Bukhari)
* Memberikan pendidikan mengenai yang haq dan bathil
“Dan janganlah kamu campur adukan yang haq dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang haq itu, sedang kamu mengetahui .”(Q.S 2:42)
Seperti bahwa berbohong itu tidak baik, memberikan sedekah kepada fakir miskin itu baik.
* Memenuhi janji
Hadits Rasulullah :”…. Jika engkau menjanjikan sesuatu kepada mereka, penuhilah janji itu. Karena mereka itu hanya dapat melihat, bahwa dirimulah yang memberi rizki kepada mereka.” (H.R Bukhari)
* Meminta maaf jika melakukan kesalahan
* Meminta tolong/ mengatakan tolong jika kita memerlukan bantuan.
* Mengajak anak mengunjungi kerabat

3. Pendidikan intelektual

Menurut kamus Psikologi istilah intelektual berasal dari kata intelek yaitu proses kognitif/berpikir, atau kemampuan menilai dan mempertimbangkan.

Pendidikan intelektual ini disesuaikan dengan kemampuan berpikir anak. Menurut Piaget seorang Psikolog yang membahas tentang teori perkembangan yang terkenal juga dengan Teori Perkembangan Kognitif mengatakan ada 4 periode dalam perkembangan kognitif manusia, yaitu:

Periode 1, 0 tahun – 2 tahun (sensori motorik)

* Mengorganisasikan tingkah laku fisik seperti menghisap, menggenggam dan memukul pada usia ini cukup dicontohkan melalui seringnya dibacakan ayat-ayat suci al-Quran atau ketika kita beraktivitas membaca bismillah.

Periode 2, 2 tahun – 7 tahun (berpikir Pra Operasional)

* Anak mulai belajar untuk berpikir dengan menggunakan symbol dan khayalan mereka tapi cara berpikirnya tidak logis dan sistematis.
Seperti contoh nabi Ibrahim mencari Robbnya.

Periode 3, 7 tahun- 11 tahun (Berpikir Kongkrit Operasional)

* Anak mengembangkan kapasitas untuk berpikir sistematik
Contoh : Angin tidak terlihat tetapi dapat dirasakan begitu juga dengan Allah SWT tidak dapat dilihat tetapi ada ciptaannya.

Periode 4, 11 tahun- Dewasa (Formal Operasional)

* Kapasitas berpikirnya sudah sistematis dalam bentuk abstrak dan konsep

4. Pendidikan fisik

* Dengan memenuhi kebutuhan makanan yang seimbang, memberi waktu tidur dan aktivitas yang cukup agar pertumbuhan fisiknya baik dan mampu melakukan aktivitas seperti yang disunahkan Rasulullah

“ Ajarilah anak-anakmu memanah, berenang dan menunggang kuda.” (HR. Thabrani)

5. Pendidikan Psikis

“Dan janganlah kamu bersifat lemah dan jangan pula berduka cita, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. 3:139)

* Memberikan kebutuhan emosi, dengan cara memberikan kasih saying, pengertian, berperilaku santun dan bijak.
* Menumbuhkan rasa percaya diri
* Memberikan semangat tidak melemahkan

Referensi :

1. Abu Fathan, Panduan Wanita Sholehah, 1992: Asaduddin Press.
2. An-Nabaa’, Fitnah Dalam Perjuangan, 1992, edisi Shafar 1413 H
3. C.P. Caplin, Kamus Lengkap Psikologi,1995
4. Crain C. William, Theories of Development Concept and Application, 1992
5. Syah, Muhibbin. 2001. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, edisi Revisi. PT Remaja Rosdakarya- Bandung.
6. Parent Guide, Hadirkan Tuhan dalam Keluarga. Volume II, 2003

sumber>http://dewilenys.wordpress.com/2008/04/15/pendidikan-anak-menurut-islam/

multikultural

Multikulturalisme bertentangan dengan monokulturalisme dan asimilasi yang telah menjadi norma dalam paradigma negara-bangsa (nation-state) sejak awal abad ke-19. Monokulturalisme menghendaki adanya kesatuan budaya secara normatif (istilah 'monokultural' juga dapat digunakan untuk menggambarkan homogenitas yang belum terwujud (pre-existing homogeneity). Sementara itu, asimilasi adalah timbulnya keinginan untuk bersatu antara dua atau lebih kebudayaan yang berbeda dengan cara mengurangi perbedaan-perbedaan sehingga tercipta sebuah kebudayaan baru.

PPDB

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2011-2012


MAN Tambakberas Jombang
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tambakberas Jombang berada di dalam pengawasan dan pembinaan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.
MAN Tambakberas menerima peserta didik baru untuk program :
1. Kelas Reguler
2. Kelas Unggulan
3. Kelas Keterampilan:
• Keterampilan Otomotif (1 kelas Putra)
• Keterampilan meubelair (1 kelas Putra)
• Keterampilan Tatabusana (1 kelas putri)
Waktu & Tempat Pendaftaran,
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 11 Juni 2011 s/d. 4 Juli 2011
Waktu : Pukul 08.00 – 13.00 WIB
Tempat : Kantor Pusat MAN Tambakberas (PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang) Jl. Merpati Tambakberas Jombang.
Telp.(0321) 862352, 08283481330 Fax. (0321) 855537

Syarat Pendaftaran,
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Menyerahkan fotocopi ijazah dan SKHUN MTs/SMP yang telah di legalisir sebanyak 2 lembar.
3. Menunjukkan Ijazah dan SKHUN aslinya.
4. Menyerahkan fotocopi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) sebanyak 2 lembar.
5. Menyerahkan pas photo hitam putih 3x4 sebanyak 12 lembar.
6. Menyerahkan fotocopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak 2 lembar.
7. Menyerahkan fotocopi prestasi akademik (sertifikat/piagam) bagi yang memiliki, masing-masing 2 lembar.
8. Membayar biaya pendaftaran Rp 75.000,- .
9. Menyerahkan fotocopi hasil test IQ, bagi yang memiliki, sebanyak 2 lembar.
Waktu Tes Seleksi
Tes dilaksanakan pada hari Selasa, 5 Juli 2011 jam 08.00 – 12.00 WIB.

Materi Tes,
Materi yang diujikan:
1. Kelas Reguler : Tes tulis dan praktik ibadah serta baca Al-Qur’an.
2. Kelas Unggulan: (1) Ujian Tulis: Matematika, IPA/sains, Bahasa Inggris, dan (2) Ujian Praktik: Praktik Ibadah, Membaca Al-Quran.
3. Kelas Keterampilan: (1) Ujian Tulis: Pengetahuan Dasar tentang Keterampilan dan (2) Ujian Praktik: Praktik Ibadah, Membaca Al-Qur’an.
Pada saat tes, peserta wajib membawa pencil 2B (koreksi menggunakan scanner).

Pengumuman Hasil Tes,
Pengumuman hasil tes pada hari Rabu, 6 Juli 2011 jam 08.00 WIB

Daftar Ulang,
Bagi calon siswa yang LULUS seleksi harus melaksanakan daftar ulang dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Pelaksanaan daftar ulang, sejak tanggal 6 – 7 Juli 2011

Masa Orientasi Siswa (MOS)
Pembelakalan siswa baru dilaksanakan pada hari Jum'at, 8 Juli 2011.
MOS dilaksanakan tanggal 9 – 11 Juli 2011

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
Dimulai Senin, 11 Juli 2011